Versi Dumb it down BAB9FQH
8 visibility 0 comment

Siap! Seperti biasa, kolom Type dan Term aman nggak saya sentuh sehuruf pun. Bagian Definition udah saya rombak total jadi bahasa tongkrongan yang dumbed down, santai, gampang banget dibayangin, dan pastinya seru buat dibaca!

Ini dia tabelnya:

Type Term Definition
MUDARABAH Muḍārabah Kerja sama bisnis di mana ada pemodal (investor) ngasih duit ke pengelola. Kalau bisnisnya cuan, untungnya dibagi dua. Kalau rugi, yang nanggung rugi duitnya murni si investor doang.
MUDARABAH Ṣāḥibul Māl Panggilan buat si pemodal (investor/bos) yang punya dan ngeluarin duit buat modal bisnis.
MUDARABAH Muḍārib Panggilan buat si eksekutor alias orang yang turun tangan jalanin bisnis dan ngelola duit dari si bos tadi.
MUDARABAH Rukun Muḍārabah Syarat sahnya: (1) Wajib ada investor dan pengelola, (2) Jelas modalnya berapa, kerjanya ngapain, dan target cuannya gimana, (3) Ada deal-dealan resmi (Ijab kabul).
MUDARABAH Muḍārabah Mutlaqah Investor ngasih "kartu AS" alias kebebasan penuh ke pengelola. Terserah duitnya mau dipakai buat buka bisnis apa aja yang penting untung dan halal.
MUDARABAH Muḍārabah Muqayyadah Investor ngasih modal tapi banyak rules dan batasannya. Misalnya, "Duit gue cuma boleh dipakai buat buka warkop di Jaksel aja, nggak boleh yang lain."
MURABAHAH Murābaḥah Jual beli yang transparan banget. Si penjual blak-blakan jujur ngasih tau pembeli: "Modal asli gue beli barang ini segini, dan gue ngambil untung segini ya."
MURABAHAH Syarat Barang Murābaḥah Barangnya harus udah bener-bener dibeli dan sah jadi hak milik si penjual dulu, baru deh boleh ditawarin lagi ke pembeli. (Nggak boleh jual barang "ghaib").
MURABAHAH Transparansi Murābaḥah Pantang tipu-tipu dan mark-up harga. Penjual wajib jujur ngasih tau modal aslinya dan ongkos tetek bengek lainnya pas kulakan.
QIRAD Qirāḍ Ini sebenernya cuma nama lain dari Muḍārabah (sistem bagi hasil). Orang Mekah zaman dulu lebih familiar nyebutnya pakai istilah Qirāḍ.
QIRAD Hukum Qirāḍ Boleh banget (Mubah), malah sangat disaranin! Karena hitungannya kita bantuin orang yang punya skill usaha tapi dompetnya lagi kosong.
QIRAD Rukun Qirāḍ Syarat wajibnya: (1) Ada bos & pengelola, (2) Bentuk bisnisnya jelas, (3) Modalnya duit cash, (4) Porsi bagi hasilnya clear, (5) Ada akad/janji resmi.
QIRAD Syarat Pelaku Qirāḍ Dua-duanya wajib udah dewasa (balig), waras akalnya, nggak ada unsur paksaan pas deal, dan pastinya orangnya bisa dipercaya (amanah).
QIRAD Qirāḍ Sederhana Sistem bagi hasil perorangan ala sirkel tongkrongan. Contoh panutannya: Nabi Muhammad Saw yang ngejalanin bisnis dagang pakai duit modal dari Khadijah.
QIRAD Qirāḍ Modern Sistem bagi hasil yang udah canggih pakai pihak ketiga (lembaga resmi). Contohnya pas kita naruh duit tabungan atau deposito di Bank Syariah.
QIRAD Tanggung Jawab Rugi (Force Majeure) Kalau bisnisnya hancur murni karena musibah alam atau hal tak terduga, si pengelola aman. Yang nanggung rugi duitnya cuma si bos/investor.
QIRAD Tanggung Jawab Rugi (Kelalaian) Tapi awas, kalau bisnisnya bangkrut gara-gara si pengelola males, teledor, atau main judi, ya si pengelola yang wajib ganti rugi 100%!
QIRAD Larangan Qirāḍ Pantangannya: nyalahin perjanjian awal, duit modalnya malah dipakai nge-check out keranjang Shopee pribadi, foya-foya, atau dipakai jualan barang haram.
QIRAD Manfaat Qirāḍ Efek positifnya banyak: muterin roda ekonomi, ngurangin pengangguran, ajang tolong-menolong nyari cuan, dan bikin circle pertemanan makin solid.
SYIRKAH Syirkah Kongsi alias patungan bisnis. Dua orang atau lebih sepakat ngegabungin duit atau tenaga bareng-bareng buat hunting cuan.
SYIRKAH Syirkah Amlak (Kepemilikan) Kongsi "jalur kepepet/otomatis". Niat awalnya bukan buat bisnis, tapi tiba-tiba jadi partner gara-gara sama-sama dapet jatah warisan sebidang tanah bareng saudaranya.
SYIRKAH Syirkah 'Uqud (Kontrak) Kongsi murni karena emang niat bikin bisnis dan udah tanda tangan kontrak bareng. Kalau untung seneng bareng, kalau rugi ya nangis bareng nanggung bareng.
SYIRKAH Syirkah 'Inan (Harta) Patungan duit! Beberapa orang urunan ngumpulin uang biar jadi satu modal gede buat ngebangun usaha.
SYIRKAH Syirkah 'Amal (Kerja/Abdan) Patungan skill atau jasa! Mereka nggak keluar modal duit, tapi modalin tenaga/keahlian bareng. (Contoh: sekelompok tukang cukur bikin Barbershop bareng).
SYIRKAH Syirkah Mufawadah Kongsi yang serba fifty-fifty dan adil mutlak. Porsi setoran duitnya sama, porsi capek kerjanya sama, dan porsi bagi untungnya juga harus sama rata persis.
SYIRKAH Syirkah Wujuh (Keahlian) Kongsi bermodal tampang dan trust! Bisnis yang murni ngandelin nama besar, reputasi, dan jalur ordal (orang dalam). Biasanya malah jalan tanpa modal uang sepeser pun.
SYIRKAH Rukun Syirkah Syarat wajib kongsi: (1) Ada partner-nya, (2) Jelas aturan main, modal, dan objek bisnisnya halal, (3) Ada deal-dealan resmi (Ijab kabul).
SYUF'AH Syuf'ah (Etimologi) Secara asal kata bahasanya (Asy-Syaf'u), artinya nge-genapin atau ngumpulin barang jadi satu (kebalikan dari kata ganjil).
SYUF'AH Syuf'ah (Terminologi) "Hak Veto" (hak paksa) buat merebut aset kongsi. Kalau temen bisnis kamu diem-diem jual aset kalian ke orang luar, kamu punya hak paksa buat beli balik aset itu dari si orang luar.
SYUF'AH Objek Syuf'ah Hak paksa ini cuma berlaku buat aset properti yang paten dan nggak bisa dipindah-pindah (kayak tanah, rumah, ruko, gedung, kebun).
SYUF'AH Pengecualian Objek Hak paksa ini nggak berlaku kalau asetnya gampang dipindah atau dibawa kabur (kayak mobil, motor, HP, atau perhiasan).
SYUF'AH Rukun Syuf'ah Syarat mainnya: (1) Ada aset propertinya, (2) Ada orang yang nge-klaim/ngerebut balik, (3) Ada pihak pembeli baru yang "dipaksa" ngelepasin aset itu.
SYUF'AH Syarat Pembelian Syuf'ah Hak paksa merebut ini cuma valid kalau asetnya ditransaksikan lewat jual-beli biasa. Kalau asetnya dikasih lewat jalur warisan atau hadiah (hibah), nggak bisa digugat.
SYUF'AH Hikmah Syuf'ah Fungsinya buat ngejaga peaceful di tongkrongan bisnis. Biar kita nggak tiba-tiba dapet partner orang asing yang nggak sefrekuensi yang bisa bikin bisnis hancur.