| SEJARAH AWAL |
Daulah Abbasiyah |
Kekhalifahan Islam ke-3 yang memimpin setelah Umayyah runtuh, berkuasa selama lima abad (136-656 H / 750-1258 M). |
| SEJARAH AWAL |
Abbas bin Abdul Muthalib |
Paman Nabi Muhammad Saw yang menjadi garis keturunan asal-usul keluarga pendiri Daulah Abbasiyah. |
| SEJARAH AWAL |
Muhammad bin Ali |
Pemrakarsa awal gerakan perlawanan Bani Abbas terhadap pemerintahan Bani Umayyah. |
| SEJARAH AWAL |
Kota Kuffah |
Kota yang dijadikan pusat kegiatan untuk merintis perlawanan mengambil alih kekuasaan dari Umayyah. |
| SEJARAH AWAL |
Abul Abbas As-Saffah |
Pendiri sekaligus Khalifah Pertama Daulah Abbasiyah. |
| SEJARAH AWAL |
Abu Muslim Al-Khurasani |
Panglima muslim asal Khurasan yang berjasa besar membantu As-Saffah mendirikan Daulah Abbasiyah. |
| SEJARAH AWAL |
Abu Ja'far Al-Manshur |
Khalifah kedua yang meletakkan fondasi kuat pemerintahan dan memindahkan ibu kota ke Baghdad. |
| SEJARAH AWAL |
Baghdad |
Ibu kota pusat pemerintahan Daulah Abbasiyah, pindahan dari kota Damaskus. |
| FASE PEMERINTAHAN |
Fase Pertama (132-232 H) |
Masa Pembentukan & Keemasan. Dikenal juga sebagai fase Pengaruh Persia Pertama. |
| FASE PEMERINTAHAN |
Fase Kedua (232-334 H) |
Fase Pengaruh Turki Pertama. Militer dikuasai bangsa Turki, posisi khalifah mulai melemah. |
| FASE PEMERINTAHAN |
Fase Ketiga (334-467 H) |
Fase Pengaruh Persia Kedua (Dikuasai Bani Buwaihi). Politik tidak stabil, wilayah mulai melepaskan diri. |
| FASE PEMERINTAHAN |
Fase Keempat (467-622 H) |
Fase Pengaruh Turki Kedua (Dikuasai Bani Saljuk yang beraliran Sunni). |
| FASE PEMERINTAHAN |
Fase Kelima (622-656 H) |
Masa kemunduran dan kehancuran total. Kekuasaan menyempit hanya di Irak hingga diserang Mongol. |
| FASE PEMERINTAHAN |
Bani Buwaihi |
Keluarga dari bangsa Persia bergolongan Syiah yang memegang kendali pemerintahan pada Fase Ketiga. |
| FASE PEMERINTAHAN |
Bani Saljuk |
Keluarga dari bangsa Turki bergolongan Sunni yang memegang kendali pemerintahan pada Fase Keempat. |
| TOKOH KHALIFAH |
Harun Ar-Rasyid |
Khalifah yang membawa Abbasiyah mencapai puncak kejayaan agung (Golden Age) dan membangun Baitul Hikmah. |
| TOKOH KHALIFAH |
Abdullah Al-Makmun |
Putra Harun Ar-Rasyid yang meneruskan kejayaan, mencintai ilmu, dan memperluas fungsi Baitul Hikmah. |
| TOKOH KHALIFAH |
Abdullah Al-Amin |
Putra Harun Ar-Rasyid yang terlibat perang saudara memperebutkan kekuasaan melawan saudaranya, Al-Makmun. |
| TOKOH KHALIFAH |
Al-Mutawakkil |
Khalifah ke-10 yang masa kepemimpinannya menandai awal dominasi bangsa Turki (Fase Kedua). |
| TOKOH KHALIFAH |
An-Nashir |
Khalifah pada Fase Keempat yang berhasil mengalahkan Bani Saljuk dan merebut kembali sedikit kekuasaan khalifah. |
| TOKOH KHALIFAH |
Al-Musta'sim |
Khalifah terakhir Daulah Abbasiyah yang terbunuh saat pasukan Mongol menghancurkan Baghdad. |
| ILMU PENGETAHUAN |
Baitul Hikmah |
Lembaga pusat ilmu pengetahuan (perpustakaan, penerjemahan, observatorium) yang jadi daya tarik ilmuwan seluruh dunia. |
| ILMU PENGETAHUAN |
Golden Age of Islam |
Era keemasan peradaban Islam di mana sains, agama, dan budaya berkembang paling pesat di dunia. |
| TOKOH ILMUWAN |
Hunayn bin Ishaq |
Pendeta Nasrani yang dipercaya pemerintah untuk menerjemahkan buku-buku Yunani, Persia, dan India ke bahasa Arab. |
| TOKOH ILMUWAN |
Al-Khawarizmi |
Ilmuwan pakar matematika (penemu Aljabar/Logaritma) dan geografi (penulis buku Surah al-Ardh). |
| TOKOH ILMUWAN |
Ibnu Sina |
Bapak kedokteran dunia, penulis ensiklopedia medis legendaris Al-Qanun fit Tib. |
| TOKOH ILMUWAN |
Ibnu Zuhr |
Ahli bedah besar asal Andalusia yang kitabnya (At-Taysir) jadi panutan pelajar Eropa. |
| TOKOH ILMUWAN |
Abdul Rahman Al-Shufi |
Ilmuwan ahli astronomi yang menulis buku Al-Kawakib al-Tsabitah. |
| STRUKTUR SOSIAL |
Mawali |
Kaum muslim non-Arab (seperti bangsa Persia) yang mendapat kesetaraan hak pada masa Abbasiyah. |
| STRUKTUR SOSIAL |
Dzimmi |
Kaum non-muslim yang hidup berdampingan secara damai dan dilindungi di wilayah Daulah Abbasiyah. |
| SISTEM NEGARA |
An-Nidhamul Idary Al-Markazy |
Sistem pemerintahan Sentralisasi, seluruh wewenang terpusat pada pemerintah pusat di ibu kota. |
| SISTEM NEGARA |
Imarat |
Wilayah provinsi yang dipimpin oleh seorang Gubernur (Amir) dengan otonomi terbatas. |
| SISTEM NEGARA |
Al-Qurra |
Wilayah desa yang mendapat hak otonomi penuh dan dikepalai oleh seorang kepala desa. |
| SISTEM NEGARA |
Wazir |
Perdana menteri yang bertugas membantu khalifah menjalankan pemerintahan. |
| SISTEM NEGARA |
Wizarat |
Jabatan kementerian atau lembaga yang dikepalai oleh seorang Wazir. |
| SISTEM NEGARA |
Raisud Diwan |
Pejabat setingkat menteri yang mengepalai masing-masing departemen (Diwan). |
| LEMBAGA DEPARTEMEN |
Diwan Az Zimam |
Departemen Pengawasan Urusan Negara. |
| LEMBAGA DEPARTEMEN |
Diwan Ar Rasail |
Departemen Urusan Arsip. |
| LEMBAGA DEPARTEMEN |
Diwan Ad Diyah |
Departemen Kehakiman. |
| LEMBAGA DEPARTEMEN |
Diwan Al 'Atha' Wal Hawarij |
Departemen Sosial. |
| LEMBAGA DEPARTEMEN |
Diwan Al Barid |
Departemen Perhubungan / Pos. |
| LEMBAGA DEPARTEMEN |
Diwan Al Kharraj |
Departemen Keuangan. |
| LEMBAGA DEPARTEMEN |
Diwan Ziman an Nafaqat |
Departemen Pengawasan Keuangan (Mengawasi Pengeluaran). |
| LEMBAGA DEPARTEMEN |
Diwan Jundi |
Departemen Ketentaraan / Militer. |
| LEMBAGA DEPARTEMEN |
Diwan Al Akhdas Wasy Syurthah |
Departemen Keamanan dan Kepolisian. |
| LEMBAGA DEPARTEMEN |
Diwan Al Akarah |
Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga. |
| LEMBAGA DEPARTEMEN |
Diwan An Nadhar Fil Mazalim |
Departemen Pembelaan Rakyat Tertindas. |
| LEMBAGA DEPARTEMEN |
Diwan Al Akhasyam |
Departemen Urusan Keluarga. |
| LEMBAGA SEKRETARIAT |
Diwanul Kitabah |
Sekretariat Negara yang dipimpin oleh Raisul Kuttab. |
| LEMBAGA SEKRETARIAT |
Katibul Kharraj |
Sekretaris Urusan Keuangan. |
| LEMBAGA SEKRETARIAT |
Katibul Qadha |
Sekretaris Urusan Kehakiman. |
| LEMBAGA SEKRETARIAT |
Katibul Rasail |
Sekretaris Urusan Persuratan / Arsip. |
| LEMBAGA SEKRETARIAT |
Katibul Syurthah |
Sekretaris Urusan Kepolisian. |
| LEMBAGA SEKRETARIAT |
Katibul Jundi |
Sekretaris Urusan Tentara. |
| LEMBAGA KEUANGAN |
Baitul Mal |
Lembaga kas negara penyimpan harta kekayaan penopang pemerintah. Dibagi menjadi 3 departemen. |
| LEMBAGA KEUANGAN |
Diwanul Khazanah |
Bagian Baitul Mal yang mengurus perbendaharaan negara. |
| LEMBAGA KEUANGAN |
Diwanul Azra' |
Bagian Baitul Mal yang mengurus kekayaan negara dan hasil bumi. |
| LEMBAGA KEUANGAN |
Diwanul Khazainu As-Silah |
Bagian Baitul Mal yang mengurus pembiayaan perlengkapan perang. |
| LEMBAGA PERADILAN |
Al-Qadha'u |
Pengadilan untuk perkara agama. Hakimnya bergelar Al-Qadhi. |
| LEMBAGA PERADILAN |
Al-Hisbah |
Pengadilan untuk masalah umum dan tindak pidana. Hakimnya bergelar Al-Muhtasib. |
| LEMBAGA PERADILAN |
An-Nadhar fil-Madhalim |
Pengadilan tingkat tinggi / banding dari pengadilan bawahnya. Hakimnya bergelar Qadhil Madhalim. |
| LEMBAGA MILITER |
Arif |
Komandan regu terkecil yang membawahi 10 prajurit militer. |
| LEMBAGA MILITER |
Naqib |
Komandan yang membawahi 10 Arif (total 100 prajurit). |
| LEMBAGA MILITER |
Qaid |
Komandan yang membawahi 10 Naqib (total 1.000 prajurit). |
| LEMBAGA MILITER |
Amir |
Panglima / komandan tertinggi yang membawahi 10 Qaid (total 10.000 prajurit). |
| LEMBAGA MILITER |
Al-Jundul Mustarziqah |
Pasukan tentara militer tetap yang digaji oleh negara. |
| LEMBAGA MILITER |
Al-Jundul Muthauwi'ah |
Pasukan tentara relawan yang tidak digaji tetap. |
| KEHANCURAN |
Faktor Internal Kemunduran |
Perebutan kekuasaan, gaya hidup mewah/korup, krisis ekonomi, perpecahan, dan khalifah yang lemah. |
| KEHANCURAN |
Perang Salib |
Faktor eksternal: Invasi pasukan Nasrani Eropa ke Yerussalem (1096-1287 M) yang melemahkan militer dan ekonomi Islam. |