| KONSEP DASAR |
Atmosfer |
Lapisan gas/udara yang menyelimuti bumi. Berasal dari kata atmos (uap) dan sphaira (lapisan). |
| KONSEP DASAR |
Nitrogen (N2) |
Gas paling dominan/terbanyak di dalam atmosfer bumi (sekitar 78,08%). |
| KONSEP DASAR |
Oksigen (O2) |
Gas terbanyak kedua di atmosfer (20,95%), sangat penting untuk pernapasan makhluk hidup. |
| KONSEP DASAR |
Gradien Termometrik |
Penurunan suhu udara bumi sebesar 0,6° C setiap kali kita naik/berada di ketinggian 100 meter. |
| LAPISAN ATMOSFER |
Troposfer |
Lapisan paling bawah (0-18 km). Tempat terjadinya semua fenomena cuaca (hujan, angin, awan, petir). |
| LAPISAN ATMOSFER |
Tropopause |
Lapisan transisi/batas antara troposfer dan stratosfer. |
| LAPISAN ATMOSFER |
Stratosfer |
Lapisan kedua (18-50 km). Tempat terdapatnya lapisan Ozon yang melindungi bumi dari sinar UV. |
| LAPISAN ATMOSFER |
Mesosfer |
Lapisan ketiga (50-80 km). Berfungsi sebagai tameng yang menghancurkan dan membakar meteor yang jatuh. |
| LAPISAN ATMOSFER |
Termosfer (Ionosfer) |
Lapisan keempat (80-800 km). Tempat terjadinya ionisasi untuk memantulkan gelombang radio & tempat munculnya Aurora. |
| LAPISAN ATMOSFER |
Eksosfer |
Lapisan terluar (800-10.000 km) yang menyatu dengan luar angkasa. Tempat diletakkannya orbit satelit buatan. |
| GEJALA OPTIK |
Pelangi |
Lengkungan spektrum warna di langit akibat pembiasan sinar matahari oleh titik-titik air hujan. |
| GEJALA OPTIK |
Halo |
Lingkaran sinar putih yang mengelilingi bulan atau matahari, disebabkan oleh kristal es di awan Sirus. |
| GEJALA OPTIK |
Sandikala |
Cahaya langit berwarna merah kekuningan yang muncul saat matahari terbit (pagi) atau terbenam (sore). |
| GEJALA OPTIK |
Fatamorgana |
Ilusi optik yang membuat seolah ada genangan air di jalan/gurun, terjadi karena perbedaan kerapatan suhu udara yang ekstrem. |
| GEJALA OPTIK |
Aurora |
Pita cahaya menari berwarna-warni di langit kutub akibat interaksi medan magnet bumi dan partikel matahari. |
| GEJALA OPTIK |
Aurora Borealis |
Sebutan untuk fenomena Aurora yang terjadi di langit wilayah Kutub Utara. |
| GEJALA OPTIK |
Aurora Australis |
Sebutan untuk fenomena Aurora yang terjadi di langit wilayah Kutub Selatan. |
| CUACA & IKLIM |
Cuaca |
Kondisi udara pada waktu yang singkat/sebentar dan meliputi wilayah yang sempit. |
| CUACA & IKLIM |
Iklim |
Rata-rata kondisi cuaca dalam waktu yang sangat lama (minimal 30 tahun) dan meliputi wilayah yang luas. |
| SUHU UDARA |
Termometer |
Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui derajat panas/suhu udara. |
| SUHU UDARA |
Termograf |
Termometer otomatis yang mencatat perubahan suhu udara di atas kertas grafik (termogram). |
| SUHU UDARA |
Konveksi |
Proses pemanasan atau penyebaran panas udara secara vertikal (ke atas). |
| SUHU UDARA |
Adveksi |
Proses pemanasan atau penyebaran panas udara secara horizontal (mendatar). |
| SUHU UDARA |
Turbulensi |
Proses pemanasan udara yang menyebar secara berputar-putar (biasanya di daerah pegunungan). |
| SUHU UDARA |
Konduksi |
Pemanasan udara secara kontak atau bersinggungan langsung dengan molekul yang sudah panas. |
| TEKANAN & ANGIN |
Tekanan Udara |
Berat massa udara yang menekan permukaan bumi. Diukur menggunakan alat bernama Barometer. |
| TEKANAN & ANGIN |
Isobar |
Garis pada peta yang menghubungkan wilayah-wilayah dengan tekanan udara yang sama. |
| TEKANAN & ANGIN |
Angin |
Udara yang bergerak karena adanya perbedaan tekanan (bergerak dari tekanan Tinggi ke tekanan Rendah). |
| TEKANAN & ANGIN |
Anemometer |
Alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan dan arah angin. |
| TEKANAN & ANGIN |
Hukum Buys Ballot |
Aturan angin: Angin di belahan bumi utara membelok ke kanan, sedangkan di belahan bumi selatan membelok ke kiri (akibat rotasi bumi/efek Coriolis). |
| JENIS ANGIN |
Angin Pasat |
Angin tetap yang bertiup sepanjang tahun dari daerah subtropik menuju khatulistiwa/ekuator. |
| JENIS ANGIN |
Angin Darat |
Angin yang bertiup dari darat ke laut. Terjadi pada malam hari (digunakan nelayan berangkat melaut). |
| JENIS ANGIN |
Angin Laut |
Angin yang bertiup dari laut ke darat. Terjadi pada siang hari (digunakan nelayan pulang ke darat). |
| JENIS ANGIN |
Angin Monsun Barat |
Angin dari Asia ke Australia (Okt-Apr). Melewati samudra luas sehingga membawa uap air = Musim Hujan di Indonesia. |
| JENIS ANGIN |
Angin Monsun Timur |
Angin dari Australia ke Asia (Apr-Okt). Melewati gurun/laut sempit sehingga bersifat kering = Musim Kemarau di Indonesia. |
| JENIS ANGIN |
Angin Fohn |
Angin jatuh yang menuruni lereng gunung, sifatnya sangat panas dan kering (bisa merusak tanaman). |
| AWAN (TINGGI) |
Awan Sirus (Ci) |
Awan tinggi (6-12 km) berbentuk halus seperti serat bulu burung atau pita melengkung, mengandung kristal es. |
| AWAN (TINGGI) |
Awan Sirostratus (Cs) |
Awan tinggi berbentuk seperti kelambu putih rata yang sering menimbulkan fenomena Halo di matahari/bulan. |
| AWAN (TINGGI) |
Awan Sirokomulus (Cc) |
Awan tinggi yang putus-putus berbentuk seperti segerombolan domba. |
| AWAN (MENENGAH) |
Awan Altokomulus (Ac) |
Awan menengah (3-6 km) berbentuk seperti bola-bola tebal yang saling bergandengan. |
| AWAN (MENENGAH) |
Awan Altostratus (As) |
Awan menengah berwarna kelabu, luas dan tebal, biasanya menghasilkan gerimis/hujan ringan. |
| AWAN (RENDAH) |
Awan Stratokomulus (Sc) |
Awan rendah (< 3 km) berbentuk bola-bola menutupi langit seperti gelombang laut, tidak menghasilkan hujan. |
| AWAN (RENDAH) |
Awan Stratus (St) |
Awan rendah yang melebar dan berlapis-lapis rata mirip seperti kabut putih. |
| AWAN (VERTIKAL) |
Awan Kumulus (Cu) |
Awan vertikal (500-1500 m) tebal bersinar putih di siang hari, puncaknya agak tinggi (menandakan cuaca cerah). |
| AWAN (VERTIKAL) |
Awan Kumulonimbus (Cb) |
Awan vertikal sangat besar, gelap, menjulang tinggi. Menghasilkan hujan deras, badai petir, dan angin ribut. |
| KELEMBAPAN |
Higrometer |
Alat untuk mengukur kelembapan atau kadar uap air dalam udara. |
| KELEMBAPAN |
Kelembapan Absolut |
(Kelembapan Mutlak). Jumlah berat uap air asli/sesungguhnya dalam 1 meter kubik udara (satuannya gram). |
| KELEMBAPAN |
Kelembapan Relatif |
(Kelembapan Nisbi). Persentase perbandingan antara uap air yang ada dengan uap air maksimum yang bisa ditampung. |
| HUJAN |
Presipitasi |
Proses jatuhnya material air atau es dari atmosfer ke permukaan bumi (disebut juga Hujan). |
| HUJAN |
Pluviometer |
(Penakar hujan). Alat untuk mengukur curah hujan di suatu wilayah. |
| HUJAN |
Hujan Zenital |
Hujan deras yang turun secara mendadak akibat udara naik vertikal (konveksi) karena pemanasan matahari yang terik (khas wilayah ekuator). |
| HUJAN |
Hujan Orografis |
Hujan yang terjadi di lereng pegunungan karena massa udara terhalang gunung dan dipaksa naik hingga mengembun. |
| HUJAN |
Daerah Bayangan Hujan |
Sisi belakang gunung tempat udara turun. Sifatnya kering dan tidak mendapat hujan orografis. |
| HUJAN |
Hujan Frontal |
Hujan yang terjadi akibat pertemuan antara massa udara panas dengan massa udara dingin. |
| KLASIFIKASI IKLIM |
Iklim Matahari |
Penggolongan iklim murni berdasarkan garis lintang dan intensitas sinar matahari (Tropis, Subtropis, Sedang, Kutub). |
| KLASIFIKASI IKLIM |
Iklim Fisis |
Penggolongan iklim berdasarkan kondisi nyata alam, seperti daratan, laut, relief, dan vegetasi. |
| KLASIFIKASI IKLIM |
Iklim Koppen |
Penggolongan iklim berdasarkan rumus curah hujan dan suhu, ditandai dengan kode huruf (A: Tropis, B: Kering, C: Sedang, D: Salju, E: Es). |
| KLASIFIKASI IKLIM |
Iklim Schmidt-Ferguson |
Penggolongan iklim yang ditujukan untuk perkebunan, dihitung dengan Rumus Q (Bulan Kering / Bulan Basah x 100%). |
| KLASIFIKASI IKLIM |
Iklim Oldeman |
Penggolongan iklim khusus untuk jadwal pertanian padi/palawija, berdasarkan jumlah bulan basah dan kering berturut-turut. |
| KLASIFIKASI IKLIM |
Iklim Junghuhn |
Penggolongan iklim berdasarkan ketinggian tempat dan jenis vegetasi/tanaman yang cocok ditanam. |
| VEGETASI IKLIM |
Hutan Tropis |
Hutan lebat, hijau sepanjang tahun, pohon tinggi besar, khas wilayah hujan tinggi (Contoh: meranti, rotan). |
| VEGETASI IKLIM |
Hutan Musim |
Hutan yang menggugurkan daunnya (meranggas) pada musim kemarau untuk bertahan hidup (Contoh: Hutan Jati). |
| VEGETASI IKLIM |
Sabana |
Padang rumput luas yang masih diselingi oleh semak belukar dan pohon-pohon (seperti eukaliptus/palem). |
| VEGETASI IKLIM |
Stepa |
Padang rumput yang sangat luas namun tanpa pepohonan sama sekali, sangat cocok untuk peternakan kuda/hewan. |
| VEGETASI IKLIM |
Tundra |
Bioma daratan paling dingin (kutub) yang hanya bisa ditumbuhi oleh lumut dan semak kerdil. |
| VEGETASI IKLIM |
Taiga |
Hutan di iklim sangat dingin yang ditumbuhi pohon berdaun jarum/konifer (contoh: pinus). |
| PERUBAHAN IKLIM |
Efek Rumah Kaca |
Proses di mana panas matahari terperangkap di bumi oleh gas-gas atmosfer (CO2, Metana, CFC) sehingga bumi menjadi hangat. |
| PERUBAHAN IKLIM |
Pemanasan Global |
Peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi akibat efek rumah kaca yang berlebihan. |
| PERUBAHAN IKLIM |
El Nino |
Fenomena memanasnya suhu Samudra Pasifik tengah yang memicu bencana Kekeringan / Kemarau Ekstrem di Indonesia. |
| PERUBAHAN IKLIM |
La Nina |
Fenomena mendinginnya suhu Samudra Pasifik tengah yang memicu Hujan Lebat / Bencana Banjir di Indonesia. |
| PERUBAHAN IKLIM |
Dampak Pemanasan Global |
Melelehnya es kutub (air laut naik), kepunahan flora/fauna, kebakaran hutan, dan cuaca ekstrem tak tertebak. |